Xiaomi Mi A1, Laris Dalam Pasar Rp3 Juta

Setelah puas dengan rumpun Redmi, Xiaomi akhirnya menghadirkan varian kelas menengah ke atas untuk pasar Indonesia. Xiaomi Mi A1 sebenarnya bukanlah ponsel Mi yang pertama yang hadir di Tanah Air. Mereka sudah lebih dulu memasarkan Mi 4i dua tahun silam.

Xiaomi Mi A1 menjadi ponsel Mi pertama Xiaomi yang dirakit di Indonesia. Kehadirannya untuk konsumen pastinya mengundang perhatian banyak pihak. Alasannya, bukan hanya soal harga, Xiaomi coba membuktikan bahwa mereka tidak hanya menciptakan ponsel yang terjangkau. Apa saja yang ingin mereka pamerkan dari Mi A1? Berikut ulasan Metrotvnews.com.

Desain
Xiaomi Mi A1 mengusung desain yang cukup keren. Smartphone dengan layar 5,5 inci ini mempunyai dimensi yang cukup ramping. Uniknya, dimensi ini tidak mengurangi kenyamanan ketika dipegang satu tangan. Padahal, bodinya yang berbalut metal seringkali menjadi masalah untuk pengguna yang tangannya mudah berkeringat. Xiaomi Mi A1 mencoba menghapus pemahaman tersebut, dan hasilnya bagi saya cukup sukses. Xiaomi menggunakan tekstur doff yang membuat bodinya agak kesat.

Ditambah lagi, desain pinggirannya yang cenderung lembut karena tidak memiliki sudut lancip. Saya menggunakannya dengan memasukkan ke saku celana, dan tidak menemukan rasa licin ketika menariknya, untuk sekadar memeriksa medsos atau melihat jam.

Dimensi ramping Xiaomi Mi A1 dibungkus dengan kualitas material yang solid. Saya tetap menyarankan Anda menggunakan casing tambahan jika dirasa perlu. Meskipun terasa solid, material metal tidak selalu menyediakan ketahanan terhadap benturan yang lebih baik dari bodi plastik berlapis aluminium.

Xiaomi Mi A1 menyediakan tiga tombol kapasitif yang dilengkapi dengan lampu LED. Tidak ikut tren bezel-less, Anda masih bisa melihat bingkai layar yang cukup luas di sisi atas dan bawah. Namun, Xiaomi Mi A1 punya bingkai pinggir kiri dan kanan yang sangat tipis, sehingga membuat tampilannya lebih premium.

Berpindah ke sisi belakang, Anda bisa melihat komponen dua kamera belakang di sisi kiri atas, tak lupa dengan dua flash yang punya dua warna berbeda. Bagian tengahnya tentu saja terpasang pemindai sidik jari, yang modelnya tidak berbeda dengan ponsel pesaing. Logo Mi dan Android One di bawah menunjukkan bahwa Xiaomi Mi A1 adalah ponsel yang eksklusif.

Desain Xiaomi Mi A1 memang terlihat keren, tetapi jika kita lihat lebih jauh, bentuknya tidak berbeda dengan ponsel kompetitor. Hal ini terlihat dari balur antena yang membengkok di pinggiran atas dan bawah. Menggunakannya selama beberapa waktu akan membuat Anda sadar bahwa tampilan depannya sudah cukup familier, terutama jika Anda sebelumnya telah menggunakan ponsel besutan perusahaan Tiongkok.

Hal ini semakin terlihat pada lubang speaker di pinggiran bawah, yang dipisahkan port USB Type-C. Kekurangan ini tidak akan berdampak besar untuk mayoritas pengguna Xiaomi.

admin

Create Account



Log In Your Account