Surabaya Fever Sabet Gelar Juara Seri I Srikandi Cup

Surabaya Fever kembali menunjukkan superioritasnya pada laga final Seri I Srikandi Cup 2017-2018 yang berlangsung pada Minggu 3 Desember sore WIB di GOR Flying Wheel Makasssar, Sulawesi Selatan. Mereka berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Merpati Bali dengan skor 67-48.

Kemenangan Surabaya Fever disertai dengan terpilihnya Natasha Debby Christalin yang didaulat menjadi pemain terbaik final Seri I Srikandi Cup lewat 22 poin, sembilan rebound, dua assist, dan tiga steal yang diraihnya.

Pada lima menit kuarter awal, Merpati Bali yang turun tanpa tiga pemain andalannya (Dita dan Ayu mengikuti test event 3×3, Lamia Rasidi Cedera di semifinal), sempat memberikan perlawanan untuk Fever yang datang dengan predikat juara bertahan musim kemarin.

Namun, lepas pada menit selanjutnya Fever mulai menunjukkan kelasnya. Menggunakan strategi dengan menurunkan dua pemain tingginya membuat tim asuhan Wellyanto Pribadi tersebut bermain seimbang baik saat menyerang maupun bertahan. Kurang tenangnya para pemain Merpati Bali juga turut andil, membuat mereka selalu melakukan banyak kesalahan. Bahkan dalam catatan statistik, 30 poin Fever dapat mereka ambil memanfaatkan kesalahan dari pemain Merpati Bali.

Angin kemenangan Surabaya Fever semakin terasa khususnya pada kuarter ketiga. Setelah sebelumnya pada dua kuarter awal mereka mampu menjaga margin kemenangan dengan kedudukan 35-25, pada dua kuarter terakhir mereka semakin nyaman dengan pola permainan yang diinginkan oleh Wellyanto Pribadi. Beberapa kali bola pemain Merpati Bali dapat direbut oleh Henny Sutjino dan juga Sumiati. Ditambah lagi center andalan mereka, Gabriel Sophia, berperan besar dalam urusan menjaga bola rebound (11 kali) ditambah 16 angka yang berhasil ia cetak, membuat Fever begitu nyaman di paint area Merpati Bali.

Dengan memaksimalkan skuat yang ada, Bambang Asdianto Pribadi mencoba memberikan perlawanan pada kuarter terakhir. Sayangnya pada kuarter sebelumnya (58-37) mereka tertinggal terlalu jauh. Meski pada akhirnya mereka harus mengakui keperkasaan Surabaya Fever, Bambang Asdianto Pribadi mengaku puas pada pencapaian anak asuhnya pada seri pembuka Srikandi Cup musim ini.

“Harus diakui tanpa Dita, Ayu, dan Mia kami sedikit timpang. Tapi itu bukan alasan mutlak. Kekalahan game kali ini selain karena pemain lawan mempunyai kedalaman pemain yang berpengalaman, kami kalah karena kesalahan sendiri. Banyak turnover yang menghasilkan poin bagi lawan. Tapi selalu ada sisi positif dari kekalahan ini, yaitu kami mampu beradaptasi dengan pemain yang ada. PR (pekerjaan rumah) kami selanjutnya mungkin menyusun pola serangan yang lebih baik lagi. Untuk pertahanan, sebenarnya para pemain saya sudah bermain bagus pada seri ini secara keseluruhan,” ujar Bambang Asdianto kepada awak media selepas pertandingan.

Di lain pihak, Debby yang menjadi pemain terbaik pada final kali ini, mengaku senang bisa memberikan kontribusi bagi tim barunya. Ia mengaku perannya di Surabaya Fever sedikit lebih ringan jika dibandingkan dengan saat ia masih berbaju Sahabat Semarang.

“Saya senang bisa meraih juara bersama tim baru saya musim ini. Memang di sini peran saya sedikit mudah karena sudah banyak teman (timnas) yang saling mengerti. Untuk seri berikutnya di Surabaya mendatang, kami semua tidak boleh lengah terhadap Merpati Bali. Tanpa Dita dan Ayu mereka mampu memberikan perlawanan kepada kami,” ujar Debby.

“Saya belum puas dengan pencapaian anak-anak. Masih harus benahi kekurangan mereka yakni pertahanan dan komunikasi. Merpati Bali bermain secara kolektif. Sementara kami menang pengalaman. Seri berikutnya kami harus kembali bekerja keras dan tetap mewaspadai kiprah Merpati Bali,” kata Wellyanto Pribadi.

Sementara itu, pada pertandingan perebutan peringkat ketiga, Merah Putih Samator Jakarta akhirnya menang 58-55 atas Tenaga Baru. Michelle Kurniawan berhasil menjadi pencetak poin terbanyak bagi Samator (19 poin dan empat rebund), sementara kapten tim Tenaga Baru Pontianak Fanny Kalumata mencetak double double pada pertandingan kali ini 21 poin dan 11 rebound.

Selanjutnya Srikandi Cup akan berlangsung di Surabaya pada akhir Januari. Tim Surabaya Fever akan bertindak menjadi tuan rumah penyelenggaraan Seri kedua nanti.

Sebagai informasi, setiap seri Srikandi Cup akan memainkan partai final. Delapan tim akan dibagi dalam dua grup di mana, dua tim teratas akan masuk semifinal.

admin

Create Account



Log In Your Account