Polisi Periksa 4 Orang terkait Kasus Dokter Todong Pegawai

Polisi masih mengusut kasus dokter yang mengancam pegawai rumah sakit dengan pistol mainan di Jakarta Timur. Sebanyak empat orang diperiksa.

“Sudah ada empat saksi yang kita periksa,” kata Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit AKP Nevo Suharjendro, Kamis 19 Oktober 2017.

Nevo tak merinci identitas keempat saksi. Yang jelas, satu di antaranya merupakan pelapor, AS, yang menjadi korban ancaman.

Dia mengungkapkan, dalam pemeriksaan penyidik bertanya soal pistol mainan yang digunakan dokter ALT saat melakukan ancaman. Namun, tak ada saksi yang tahu ALT membawa pistol-pistolan itu.

“Saksi enggak tahu dia (pelaku) bawa pistol itu, baju dokter kan tertutup, jadi saksi-saksi nggak tahu,” beber dia.

Terkait pengusutan kasus itu, polisi juga akan memeriksa dokter ALT. Di dijadwalkan diperiksa pada Jumat 20 Oktober 2017 sekira pukul 10.00 WIB. Nevo menyebut, ALT bakal ditanya muasal pistol mainan yang ia gunakan buat mengancam staf rumah sakit.

ALT diduga mengancam pegawai Rumah Sakit Yadika, Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Dokter itu marah besar lantaran merasa pasiennya berkurang.

Buntut dari kemarahannya, ALT menodongkan pistol mainan ke kepala salah satu pegawai administrasi rumah sakit, AS.
Korban kemudian melaporkan ALT ke Mapolsek Duren Sawit.

Laporan itu tercatat dalam Nomor: 069/K/X/2017/Sek. Dsw, tanggal 14 oktober 2017. Oknum dokter tersebut diduga melanggar Pasal 335 ayat (1) KUHP tentang Kemerdekaan Seseorang.

admin

Create Account



Log In Your Account