Para Pengemudi Taksi Online Ingin Menemui Presiden Jokowi

Kini giliran pengemudi taksi online berunjuk rasa di depan Istana Presiden, Jakarta Pusat. Para pengemudi taksi online yang tergabung dalam Aliansi Nasional Driver Online (Aliando) itu menolak Permenhub 108 Tahun 2017.

Para Pengemudi Taksi Online Ingin Menemui Presiden Jokowi

Kiswoyo, pengemudi taksi online, mengeluhkan pemberlakuan Permenhub 108 Tahun 2017. Menurut dia, aturan itu sangat merugikan.

“Banyak yang merugikan seperti pembatasan wilayah, adanya uji KIR dan SIM A umum,” kata Kiswoyo pada Medcom.id di lokasi, Rabu, 28 Maret 2018.

Menurutnya, pemerintah seharusnya memikirkan nasib pemilik mobil sebelum membuat aturan. Kewajiban uji KIR misalnya, mengganti status mobil pribadi menjadi kendaraan umum. Namun hal itu tak diimplementasikan dalam pembayaran pajak.

“Kita jadi kendaraan umum, tapi pajaknya masih kendaraan pribadi. Ini jelas lebih tinggi,” kata Kiswoyo.

Ratusan pengemudi taksi online berunjuk rasa menolak pemberlakukan Permenhub 108 Tahun 2017. Foto: Medcom.id/M. Sholahadhin Azhar

Selain itu, ia menyebut alasan lain dari penolakan Permenhub 108/2017, karena mewajibkan driver online berbadan hukum. Artinya tiap pengemudi diharuskan berada di bawah naungan koperasi. Namun peraturan itu dinilai setengah hati.

Kiswoyo juga mempertanyakan pengelolaan koperasi kendaraan angkutan khusus mereka. Sebab sejauh ini, tak ada dampak dari kehadiran koperasi bagi mereka. Meski tiap anggota diharuskan membayar iuran setiap bulan.

“Koperasi membayar, duitnya ke mana, enggak balik ke driver. Kalau ada apa-apa enggak mau nanggung mereka,” tandasnya.

admin

Create Account



Log In Your Account