Diduga Dibantu Mantan Napi Maka Terjadi Pelarian Tahanan Lapas Kerobokan

Jakarta – Ada seorang mantan narapidana yang diduga telah membantu pelarian 4 orang tahanan Lapas Klas IIA Kerobokan, Bali. Dimana mantan tahanan yang berinisial A telah membantu membelikan tiket pesawat Dimitar Nikolev Iliev warga Bulgaria dan Sayed Mohammed Said warga India kabur ke ke Kupang, Nusa Tenggara Timur.

“Kita akan menuju ke Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk melakukan rekonstruksi dengan yang menbantu membelikan tiket,” ujar Wadirkrimum Polda Bali AKBP Ruddi Setyawan pada saat ditemui di Lapas Kerobokan, Jalan Tangkuban Perahu, Kerobokan, Badung, Bali, hari Kamis 13 Juli 2017.

Diduga Dibantu Mantan Napi Maka Terjadi Pelarian Tahanan Lapas Kerobokan

Ruddi juga menuturkan, bahwa A adalah mantan tahanan Lapas Kerobokan dalam kasus pemerasan. “Mantan napi tersebut ini kita rekonstruksi juga sekarang,” tambahnya.

Pada saat sebelumnya, 4 orang tahanan warga asing Lapas Klas IIA Kerobokan kabur setelah selesai pemeriksaan apel pagi pada hari Senin 19 Juni 2017. Dimana Petugas menemukan lubang berdiameter 50 centimeter x 75 centimeter dengan ukuran panjang 15 meter yang langsung tembus ke Jalan Raya Mertanadi, tepatnya di belakang poliklinik lapas.

Sedangkan 4 orang tahanan yang kabur, yaitu Shaun Edward Davidson alias Eddie Lonsdale alias Michael John Bayman Bin Eddi, 33, adalah napi kasus keimigrasian asal Australia; Dimitar Nikolov Iliev alias Kermi, 43, napi kasus pelanggaran UU ITE serta pencucian uang asal Bulgaria; Sayed Mohammed Said, 31, napi kasus narkotika yang berasal dari India; serta Tee Kok King Bin Tee Kim Sai, 50, adalah napi kasus nakotika yang berasal dari Malaysia.

Dimana 2 napi tersebut berhasil ditangkap di Timor Leste, yakni Dimitar Nikolov Illiev serta Sayed Mohammed Said. Sedangkan, dua napi lainnya masih dalam proses pengejaran sampai saat ini.

admin

Create Account



Log In Your Account