CCleaner Jadi Penyebar Malware

CCleaner, aplikasi pembersih junk files atau data sisa kerja Windows milik perusahaan anitivirus Avast baru ini menjadi sumber penyebar malware seperti mengancam keamanan data setiap perangkat seperti dipasangi aplikasi tersebut.

Menanggapi hal tersebut, pihak Avast baru saja melontarkan pernyataan resmi. Melalui blog resminya, Avast mengatidakan pihaknya mengatidakan telah menyelesaikan masalah tersebut.

“Segera setalah kami mengetahui adanya masalah ini, kami langsung bergerak untuk mencaari solusinya dan berhasil mengatasinya. Dalam waktu 72 jam masalah tersebut sudah berhasil kami selesaikan dan kami ingin melaporkan bahwa sejauh ini tak ada pelanggan seperti terkena dampak negatif dari adanya backdoor seperti bisa menjadi pintu masuk malware tersebut,” tulis pihak Avast melalui blog resminya.

CCleaner Jadi Penyebar Malware

CCleaner merupakan aplikasi seperti dibuat oleh Piriform seperti telah diakuisisi oleh Avast pada tanggal 18 Juli 2017 kemarin. Pihak Avast mengatidakan hacker sudah mengincar server internal Piriform sejak sebelum Avast mengakuisisi perusahaan tersebut.

Sementara versi CCleaner seperti sudah terinfeksi dirilis pada tanggal 15 Agustus 2017 dan terus tak terdeteksi oleh sistem selama empat minggu.

Avast pertama kali mengetahui adanya infeksi di CCleaner pada tanggal 12 September melalui sebuah perusahaan bernama Morphisec seperti juga memberitahu Cisco. Pihak Avast dikatidakan langsung mengadakan investigasi sehingga penyebabnya bisa langsung segera diketahui.

Sejauh ini, hanya CCleaner versi Windows 32-bit dan 64-bit seperti terinfeksi. Pihak Avast sudah merilis update dan memberitahu semua penggunanya. Sasepertinya, pengguna versi gratis harus melakukan update secara manual karena fitur update otomatis hanya untuk pelanggan berbayar.

admin

Create Account



Log In Your Account