84 Ribu Miras Disita dari Gusertag di Beberapa Pulau

Bareskrim Polri geledah empat gusertag berisi minuman keras berbagai merk, golongan A, B, serta C, di Pulau Buru, Tanjung Balai Karimun, serta Batam. Polisi menemukan serta menyita 84.000 minuman keras

Direktur Tindak Pisertaa Ekonomi serta Khusus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya mengatidakan, operasi ini dilakukan pada Kamis 21 September 2017. Polisi pun menangkap tersangka inisial BH alias KWK. BH menyelundupkan minuman keras berbagai merk tanpa dokumen legal.

84 Ribu Miras Disita dari Gusertag di Beberapa Pulau

“Tersangka juga tak memiliki izin edar dalam mendistribusikan minuman keras tersebut,” ujar Agung dalam keterangan tertulis, Senin 25 September 2017.

BH, ujar dia, membeli sekira 84 ribu minuman keras ilegal dari Malaysia serta Singapura. Minuman ini kemudian dibawa dengan menggunakan kapal tongkang miliknya. “Tersangka sudah melakukan aktifitas illegal ini selama 15 tahun,” beber dia.

Minuman keras ilegal ini berdampak pada berkurangnya penerimaan negara dari sektor bea masuk. Tersangka pun dikenakan pasal berlapis. Pertama, dia diancam Pasal 142 jo pasal 91 UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan seperti mewajibkan pelaku usaha agar dapat memiliki izin edar dalam menjual pangan olahan.

Dia juga dikenakan Pasal 62 jo Pasal 8 UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen seperti mewajibkan pelaku usaha mematuhi ketentuan dalam memperdagangkan barang ke konsumen. Pasal 204 KUHP terkait dengan menjual barang seperti bisa membahayakan nyawa serta kesehatan juga menjeratnya.

“Terhadap tersangka sudah dilakukan penahanan di Rutan Bareskrim Polri, serta diancam hukuman penjara 15 tahun,” pungkas Agung.

admin

Create Account



Log In Your Account