Indonesia Mulai Vaksinasi Lansia, Pekerja Sektor Publik

Indonesia Mulai Vaksinasi Lansia, Pekerja Sektor Publik – Indonesia pada Rabu meluncurkan putaran kedua vaksinasi massal terhadap virus corona yang menargetkan pekerja layanan publik dan warga lanjut usia, termasuk Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang berusia 77 tahun. Ribuan pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, menjadi kelompok pekerja pertama yang menerima vaksin sebagai “pilot project” putaran kedua. Menurut data Kementerian Kesehatan, setidaknya 9.700 pedagang di pasar pakaian terbesar negara itu telah mendaftar untuk program vaksinasi gratis.

Ada sekitar 55.000 pedagang dan pekerja lain di pasar, menurut perkiraan. Jika berhasil diselesaikan, upaya vaksinasi akan meluas ke pasar lain di Jabodetabek, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan kepada wartawan di Tanah Abang, salah satu kawasan bisnis tersibuk di Jakarta. “Ada sekitar 115 pasar di Jabodetabek kalau tidak salah. Tempat-tempat itu akan kita capai secara bertahap dan Pasar Tanah Abang akan menjadi model untuk penggerak serupa di provinsi lain, ”ujarnya. Indonesia telah menginokulasi 1,1 juta orang terutama pekerja medis pada putaran pertama yang dimulai pada 13 Januari.

Ma’ruf menerima suntikan pertama vaksin yang dikembangkan oleh China’s Sinovac Biotech di kediaman resminya di Jakarta setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyetujui penggunaannya untuk warga lanjut usia. Persetujuan tersebut didasarkan pada hasil uji klinis yang melibatkan orang-orang di atas 60 tahun di China dan Brasil yang tidak menunjukkan efek samping. BPOM menyarankan agar lansia diberikan dua dosis vaksin Sinovac dalam interval 28 hari. “Saya memenuhi janji saya bahwa saya akan mendapatkan vaksinasi sesuai aturan jika penelitian memastikan bahwa itu dapat diberikan kepada orang tua seperti saya,” kata Ma’ruf.

Orang yang berusia di atas 60 tahun merupakan 10,7 persen dari jumlah total kasus yang dikonfirmasi di seluruh negeri dan tingkat kematian di antara mereka sangat tinggi. Menurut angka Kementerian Kesehatan, 48,3 persen pasien Covid-19 dalam kelompok usia ini meninggal karena penyakit tersebut. “Kami menemani Wapres saat menerima jab tadi pagi. Mudah-mudahan bisa memotivasi warga lanjut usia lainnya di seluruh Indonesia untuk segera datang dan menerima vaksin, ”kata Menkes. Dia sebelumnya menyatakan bahwa lansia mendapat prioritas karena risiko kematian yang lebih tinggi saat terinfeksi.

Upaya vaksinasi saat ini menargetkan sekitar 21,5 juta lansia yang sebagian besar berada di provinsi yang terkena dampak terparah di Jawa dan Bali. Mungkin perlu waktu dua bulan untuk menyelesaikan program ini. Kampanye tersebut juga menargetkan 16,9 juta pekerja di sektor transportasi, perhotelan, perdagangan, dan sektor publik lainnya. Pegawai pemerintah dan anggota media juga diikutsertakan dalam vaksinasi putaran kedua ini.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *