Standar Akreditasi Sekolah akan Diubah Pemerintah

9 views
banner 300x280

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-SM) akan menyempurnakan instrumen akreditasi untuk sekolah-sekolah di seluruh jenjang. Akreditasi tidak lagi hanya sekadar menilai kelengkapan guru dan sarana prasarana, namun juga optimalisasi pemanfaatan sarpras tersebut.

Standar Akreditasi Sekolah akan Diubah Pemerintah

“Instrumen akreditasi untuk sekolah di jenjang SD, SMP, dan SMA sederajat sedang dalam proses penyempurnaan,” kata Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri, Kemendikbud, Suharti dalam Seminar SDG4 Baseline Report for Indonesia, di Jakarta, Senin, 5 November 2018.

Menurut Suharti, ke depan akreditasi tidak lagi hanya sekadar kepatuhan dalam memenuhi standar jumlah guru, ruang kelas, laboratorium, maupun sarana dan prasarana. Namun ditambah dengan bagaimana optimalisasi dan pemanfaatan sarpras tersebut.

“Selama ini kan pemanfaatannya belum dilihat betul,” ungkap Suharti.

Dengan adanya instrumen akreditasi yang baru nanti, diharapkan sekolah memiliki panduan yang jelas tentang apa yang harus dilakukan untuk pembenahan diri. “Sekolah jadi tahu apa yang harus dikerjakan untuk memperbaiki diri. Jadi ada guide line ke mana mereka harus melangkah,” kata Suharti.

Nantinya, LPMP (Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan) akan memberikan pendampingan terkait penguatan kualitas. “Kalau saat ini lebih ke status, dapat akreditasi A, B dan seterusnya. Tidak mengarahkan satuan pendidikan untuk lebih baik,” terangnya.

Selain itu, kata Suharti, Kemendikbud dan BAN-SM juga menyepakati reakreditasi satuan pendidikan setiap lima tahun sekali. “Sumber daya yang kita miliki di kemendikbud juga memastikan agar akreditasi jangan sampai kedaluwarsa,” jelas Dia.

Pengawasan masa berlaku akreditasi sekolah sangat penting. Sebab Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) mensyaratkan siswa yang akan masuk PTN (Perguruan Tinggi Negeri) harus memenuhi syarat masa berlaku akreditasi.

“Dikti (Kemenristekdikti) kan juga mensyaratkan, yang masuk PTN itu masa kedaluwarsa akreditasi sekolahnya tidak boleh lebih dari satu tahun. Jadi kita memperhatikan hal itu,” tegasnya.

banner 300x280