Program Pintar Direncanakan akan Menjangkau 12.000 Sekolah

33 views
banner 300x280

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI meluncurkan program Pintar (Pengembangan Inovasi Kualitas Pembelajaran) bersama dengan Tanoto Foundation. Program ini ditargetkan akan menjangkau 12.000 sekolah di 2022.

Program Pintar Direncanakan akan Menjangkau 12.000 Sekolah

Mulai 2018 program Pintar diperluas ke 14 kabupaten dan kota, serta 10 LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) di 5 provinsi, yaitu Sumatera Utara, Riau, Jambi, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, dan akan berkembang ke 30 daerah dan bermitra dengan 810 sekolah di 2019.

“Bekerja sama dengan pemerintah, yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota, pada 2022 program ini ditargetkan menjangkau 12.000 sekolah di Indonesia,” sebut Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud, Hamid Muhammad di Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Jumat, 28 September 2018.

Program ini adalah upaya peningkatan kualitas pendidikan dasar di Indonesia. Program Pintar ini fokus pada tiga pendekatan. Pertama pembangunan praktik-praktik baik pembelajaran, manajemen, kepemimpinan sekolah.

Mendukung pemerintah menyebarluasakan praktik-praktik baik dan mendukung LPTK dalam pendidikan calon guru. “Pemerintah perlu bersinergi dengan berbagai pihak untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan. Terima kasih untuk Tanoto Foundation yang telah menunjukkan komitmennya dalam memajukan pendidikan di Indonesia,” kata Hamid.

Dengan adanya program Pintar, diharapkan akan membantu pengembangan kualitas para guru, kepala sekolah, dan juga para calon guru.

“Tentu saja, ini akan berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa. Saya minta program ini disebarkan lebih luas lagi,” ujar Hamid.

Anggota Dewan Pembina Tanoto Foundation, Belinda Tanoto mengataka bahwa program Pintar ini dirancang untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar. Dengan melalui program penguatan kapasitas pengelolaan dan kepemimpinan sekolah, peningkatan kualitas guru, serta partisipasi orang tua serta masyarakat.

“Kami di Tanoto Foundation percaya, bahwa pendidikan berkualitas akan mempercepat munculnya kesetaraan peluang. Keyakinan kami turut diperkuat dengan hasil penelitian Mc Kinsey tahun 2017, bahwa program peningkatan kualitas guru dan kepemimpinan sekolah berdampak besar bagi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia,”ucap Belinda.

Tanoto Foundation yang didirikan Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto memulai kegiatan sejak 1981. Sampai sekarang, Tanoto Foundation terus berinvestasi pada program-program yang menyentuh seluruh tahapan siklus kehidupan, mulai dari anak-anak usia dini hingga usia produktif.

Tanoto Foundation berkomitmen mengembangkan lingkungan pembelajaran yang berkualitas, mendukung pengembangan Pemimpin Masa Depan, serta mendukung Penelitian Kesehatan. Program Pintar merupakan salah satu komponen dari komitmen Tanoto Foundation dalam mengembangkan Lingkungan Pembelajaran yang berkualitas.

Sebelumnya, Tanoto Foundation telah menjalankan program peningkatan kualitas pendidikan, atau Pelita Pendidikan, sejak 2010. Program ini telah bermitra dengan lebih dari 500 sekolah yang menjangkau 43.000 siswa, serta meningkatkan kapasitas dan kompetensi lebih dari 5.000 guru di tiga provinsi, yaitu Sumatera Utara, Riau, dan Jambi.

Pintar adalah kelanjutan dan pengembangan program Pelita Pendidikan yang juga dirancang untuk menjawab tantangan sistem pendidikan di Indonesia yang kompleks, di mana Indonesia menempati posisi keempat sebagai negara dengan sistem pendidikan terbesar, setelah China, India, dan Amerika Serikat.

banner 300x280

Komentar ditutup.

Penulis: 
    author