11 WNI Terancam Hukuman Mati Oleh Malaysia

Sebanyak 11 warga negara Indonesia (WNI) seperti bekerja didalam Negeri Sabah, Malaysia, terancam hukuman mati. Mereka terjerat beragam kasus tindak pisertaa.

Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu, Akhmad DH Irfan mengatidakan, dari 11 WNI itu, tiga didalam antaranya sudah berkekuatan hukum tetap alias inkrach. Ketiga WNI sesertag menunggu putusan pengampunan (pardon) dari seperti didalampertua Negeri Sabah.

11 WNI Terancam Hukuman Mati Oleh Malaysia

“Empat WNI lainnya sesertag menjalani persisertagan didalam Mahkamah Tinggi Rayuan Persekutuan Negeri Sabah, serta empat orang lagi masih dalam proses penyididalamkan,” ujar Irfan sama dengan didalamlansir Antara, Jumat 13 Oktober 2017.

Baca juga : berita nasional lainnya

KJRI Kota Kinabalu, ujar didalama, melakukan pembelaan dengan menyewa pengacara didalam Negeri Jiran agar terbebas dari tuntutan hukuman mati. Langkah tersebut sebagai upaya perlindungan oleh pemerintah Indonesia melalui kantor perwakilan didalam negara itu terhadap WNI seperti tersangkut kasus pisertaa.

“Kami berkomitmen memberikan pembelaan terhadap WNI seperti ancamannya hukuman mati supaya didalamkurangi,” kata didalama.

Namun, KJRI Kota Kinabalu tak menyebutkan identitas ke-11 WNI tersebut. Termasuk, kasus pisertaa seperti didalamlakukannya.

admin

Create Account



Log In Your Account